5 Faktor Tingkatkan Risiko BPH

Pengobatan dan Pencegahan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) www.tmknajidyahoo.blogspot.com - Penyakit prostat BPH ini terjadi karena adanya pembengkakan pada kelenjar prostat, sehingga bisa menyebabkan terjadinya pembesaran prostat jinak. Namun begitu, keadaan ini tidak termasuk pada jenis kanker dan tidak terait dengan penyakit kanker prostat.

Faktor-faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Benign Prostatic Hyperplasia atau BPH



Prostat adalah kelenjar yang berada di rongga pinggul di antara kandung kemih dan organ reproduksi pria. Kelenjar ini berukuran kecil dan memiliki fungsi untuk menghasilkan cairan yang digunakna tubuh sebagai pelindung serta menyuburkan sel-sel sperma.

Umumnya gangguan ini mulai menyerang pria yang memasuki usia lanjut, yaitu di atas usia 50 tahun. Adapun hingga kini, yang menjadi penyebab utama penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, proses penuaan yang menyebabkan perubahan pada hormon di duga menjadi salah satu faktor gangguan BPH.

Hal ini dikarenakan ketika usia semakin menua, maka tubuh akan mengalami banyak perubahan, termasuk pada kadar hormon seksual. Tidak hanya itu, sepanjang hidup pun kelenjar prostat akan terus tumbuh secara alami, sehingga terdapat keadaan yang menyebabkan prostat dapat berlembang sampai mencapai ukuran yang sangat besar, dan perlahan mulai menghimpit uretra.

Berikut ini merupakan beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seorang pria terserang penyakit benign prostatic hyperplasia (BPH), di antaranya:

1. Penuaan

Seluruh manusia tentunya akan mengalami proses penuaan yang menyebabkan adanya perubahan pada bentuk dan fungsi tubuh. Dan dengan bertambahnya usia ternyata juga mempengaruhi kondisi kesehatan reproduksi, termasuk prostat. Pada proses penuaan, risiko seorang pria mengalami benign prostatic hyperplasia (BPH) dapat menjadi lebih tinggi. Hal ini disebabkan adanya perubahan pada hormon seksual.

2. Kurang Berolahraga

Pria yang jarang melakukan aktivitas olahraga juga mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan BPH. Pasalnya, saat kurang berolahraga dapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, yang secara tidak langsung akan mempengaruhi kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

3. Riwayat Penyakit

seorang pria dengan riwayat penyakit tertentu disebut lebih berisiko mengalami gangguan terhadap prostat. Adapun diketahui penyakit jantung dan diabetes adalah gangguan yang berkaitan dengan kondisi ini.

4. Keturunan

BPH juga dapat terjadi karena faktor keturunan. Terdapat kemungkinan penyakit ini diturunkan dari orang tua kepada anaknya.

5. Efek Samping Obat

Ketika mengonsumsi obat tertentu dapat menimbulkan beragam efek samping, yang bisa dimulai dengan yang ringan hingga yangbersifat serius. Gangguan kesehatan ini dapat menjadi efek samping dari konsumsi obat penghambat beta alias beta blocker.

Walau tidak termasuk pada kanker, akan tetap aa baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter apabila mengalami gejala pembesaran kelenjar prostat. Sebab selain BPH, terdapat sejumlah penyakit lainnya yang mempunyai gejala hampir sama, seperti radang prostat, penyempitan uretra, infeksi saluran kemih, kanker kandung kemih, batu ginjal, hingga gangguan saraf yang mengatur kandung kemih dan bahkan kanker prostat.

Apabila tidak tertangani dengan cepat dan tepat, maka keadaan ini juga dapat memicu terjadinya berbagai komplikasi yang berbahaya.

Artikel pilihan untuk pengobatan prostat klik disini.

Sekian pembahasan mengenai faktor-faktor yang dapat tingkatkan penyakit benign prostatic hyperplasia (BPH). Semoga dapat bermanfaat bagi Anda.

5 Faktor Tingkatkan Risiko BPH Rating: 4.5 Diposkan Oleh: fani sari lustiany

0 comments:

Post a Comment